Tema ABU Robocon 2012 sudah keluar seusai pertandingan internasional ABU Robocon 2011 di Bangkok. Tema untuk tahun depan adalah Menara Roti Khas Hong Kong. Kita biasa menyebutnya bakpao. (bener ga sih?)
Dalam pertandingan kali ini, robot akan menjadi pengambil bakpao. Robot akan melakukan perjalanan melalui terowongan, menyeberangi Jembatan dan berjalan di Pulau dimana Menara Bakpao ditempatkan. Robot harus berebut “Peng On Bun” untuk mencapai “Peng On Dai Gat”.
GOR UNY Yogyakarta 28 Mei 2011 – UKM PP, Polines kembali menorehkan prestasi dibidang robotika. Pada event tahunan KRI – KRCI, robot dari Polines yang bernama “KhanZa” untuk divisi KRCI berkaki berhasil mengalahkan ke 12 lawannya dan mendapatkan juara 3. Dengan demikian “KhanZa” mendapatkan tiket untuk kembali berlaga di tingkat nasional.
Begitu pula dengan Tim KRI, Juara 1 UGM, 2 UNY, dan 3 Unissula, untuk poin kita lebih unggul dari juara 4 yang kini dipegang oleh AMIKOM. Namun saat melawan AMIKOM, kita kalah beberapa detik menyusun krathong di preparation point. Semoga tim KRI kita bisa tetap lolos nasional. Amin.
SEMARANG (KRjogja.com) – Tim ‘Hanoman’ terdiri dsari Nanang Sarwanto dan Muh Agus Siswanto dari SMKN 3 Yogyakarta berhasil keluar sebagai juara I Lomba Robot kelas ‘Line Follower’ yang diselenggarakan Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang di kampus setempat, akhir pekan lalu. Juara kedua kelas ini diraih tim ‘Janaka’ terdiri Tofik Hidayatno dan Umar Abdul Maajid juga dari SMKN 3 Yogyakarta, sedang juara III dari tim ‘Nine Robot’ terdiri Destiana Ayu Prasetyani dan Ester Anggun Kusumaningtyas dari SMAN 9 Yogyakarta.
Ka Humas Unika Juang Saksono menyatakan, untuk kelas ‘Line Follower’ Umum, juara I Tim ‘Polivolution’ (M. Faisal Ashari dan Janu Anggoro dari UKM PP Polines),
juara II Tim ‘Cah Sale” (Adi Sulistyo F dan Andi Riansyah dari Semarang), Juara III Tim ‘Assael’ (Christian Antonia Lusiarta Putera dan Ananta Pratama Berlian dari UGM).
Sedangkan kategori Lomba Elektronika Terapan, juara I Tim ’Seven’ (Ahmad D dan Adi P) tentang Penghemat air otomatis, juara II Tim ’Stembase’ (Alifka AA dan Bayu P ) tentang pengatur kecepatan motor 3 fasa dan Juara III diraih Tim ’Robo X’ (Prazuni CU) tentang pemanfaatan system mikrokontroler (line Follower) dari SMK 7. Sedangkan juara kelas SPL (Car Audio Contest), Juara I Aming, Juara II Adit, dan Juara III Bobby, Moko, Wisnu dan Andry dari Unika.
Banyaknya peserta dalam lomba bertajuk Elektro Vaganza yang diselenggarakan Fakultas Tknologi Industri, menurut Juang Saksono, sebagai bukti kegiatan yang memerlukan ketrampilan dan teknologi ini semakin diminati kalangan generasi muda. Juri lomba terdiri dari 2 dosen Unika (Dr Ir Slamet Riyadi MT dan Riana Dewi Wijaya) serta Hendri Wijaya ST (praktisi elektronika).
SOLO—Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan lintasan terpanjang yakni 1.103 meter dalam acara maraton robot line follower yang digelar Kamis (10/3). Lomba balap robot tersebut dimulai dari depan GedungStudent Center hingga Gedung Rektorat kampus setempat.
Ketua Panitia lomba maraton robot line follower, Rochmat Tri Wahyudi kepada wartawan menjelaskan acara tersebut digelar untuk memecahkan rekor Muri dengan lintasan robot line follower terpanjang. “Kita sengaja memilih panjang lintasan lomba ini hingga 1.103 meter yang berarti 11 Maret atau hari ulang tahun UNS,” ujar dia di sela acara.
Ia melanjutkan, acara tersebut diikuti 85 tim yang terdiri dari sekitar 22 universitas di Indonesia. “Lomba yang kita gelar memang berbeda. Kalau biasanya lomba seperti ini dilakukan dalam ruangan, kita coba di luar ruangan dengan lintasan di atas lantai paving yang agak kasar. Di sinilah tantangannya,” kata Rochmat.
Maka tak heran, jika dari 85 unit robot line follower yang ada, hanya sekitar 28 saja yang berhasil mencapai garis finis. Kasarnya medan lintasan menciptakan kesulitan tersendiri bagi para peserta. Tak jarang dari robot yang berbentuk seperti mobil tamiya tersebut harus berhenti di tengah jalan, bahkan mogok dan berputar-putar di satu titik tak mau maju melewati lintasan.
“Sebenarnya sudah sebulan lalu, kami memberi tahu para peserta bahwa medan lintasannya akan di atas paving dengan dilapisi kain. Sehingga mereka sebagai peserta bisa merancang robot yang bisa menyesuaikan medan yang cukup sulit ini,” ujar Rochmat.
Sementara itu, Hendra Husni, peserta dari Sekolah Tinggi Teknik Nuklir (STTN) Batan Jogja mengakui jika lintasan lomba maraton robot line followe kali ini tergolong sulit. Hadir sebagai pemenang tim VENS dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
UKM PP – Tim UKM PP Politeknik Negeri Semarang mengirimkan 2 tim dalam event akbar ini. Kendala yang dialami sama seperti yang dirasakanpeserta yang lain, yaitu track yang diluar dugaan. “Baru kali ini ada line follower berjalan diatas track berpasir, it’s extreme track bro..!!! but i like this meskipun robot saya gagal melewatinya” ujar Kang Bajaj sebagai salah satu pesertanya.
Minggu, 21 Nov ’10 – Ro-Tech 2010 dengan kepanjangannya Robot and Technology Fair 2010 tahun ini diadakan di GSG Undip. Diantaranya ada lomba robot line follower tingkat SMP dan SMA yang diikuti beberapa SMP dan SMA di Jawa Tengah. Sedangkan untuk tingkat mahasiswa yaitu lomba robot yang diterapkan dan diaplikasikan, robot-robot tersebut dipamerkan di stand masing-masing universitas. Pesertanya dari UNIBRAW, UGM, UNDIP, Universitas Mercu Buana, POLINES, UDINUS, dan UNISSULA.
Job Fair 2010 yang diadakan Polines kali ini melibatkan peran mahasiswa dan mendirikan beberapa stand dari jurusan-jurusan yang ada. Diantara itu UKM PP pun turut dilibatkan untuk membuka stand bersama jurusan elektro. Dengan memamerkan beberapa robot line follower, robot KRCI, dan beberapa TA dari jurusan elektro dapat menarik banyak pengunjung yang penasaran dan ingin tahu tentang apa itu robot dan dunia elektronika.
Rapat LKMO kemarin malam, kedatangan tamu besar hehe.. alumni UKM PP lulusan 2009 yaitu Mas Rizka Aji Setiyawan dan Mas Bagus Yunanto. Selesai rapat LKMO, para pengurus baru UKM PP saling memperkenalkan diri dengan alumni. Tak hanya itu, untuk mengulang kembali memori dahulu semasa mahasiswa (nostalgila hehe). Mereka nginep di posko bersama pengurus UKM PP yang sekarang yang sedang lemburan robot. Semoga dengan ini semakin mempererat tali silaturahmi UKM PP khususnya dengan para alumni.
Tim robot dari UGM berhasil mendominasi kejuaraan Kontes Robot Indonesia Regional III, yang meliputi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan Kalimantan. Kontes diselenggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (15/5).
Kompetisi yang diikuti oleh 61 tim dari 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini terdiri atas Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), yang terbagi atas Robot Beroda, Robot Berkaki, dan Robot ”Battle”. Secara keseluruhan, tim UGM meraih juara I untuk KRI dan penghargaan untuk desain serta strategi terbaik. Selain itu, UGM juga sukses menduduki posisi pertama untuk KRCI Beroda, juara I KRCI Berkaki, dan strategi terbaik.
Selengkapnya, untuk kategori KRI, juara I diraih Tim ”Garuda” UGM Yogyakarta, juara II direbut Tim ”In The Moesty” Politeknik Negeri Banjarmasin, juara III adalah Tim ”Roro Jonggrang 2010” Universitas Diponegoro Semarang, dan juara harapan ialah Tim ”Abu Robocon” Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Untuk KRCI Beroda, juara I, Tim ”Ironfire” UGM Yogyakarta, juara II, Tim ”AB Genetron” Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta, dan juara III Tim ”An Nuur” Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Posisi I untuk kategori KRCI Berkaki ditempati oleh ”Grafika02” UGM Yogyakarta, juara II diraih Tim ” R2C Octopus” Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, sedangkan juara III tidak ada.
Sementara itu, KRCI ”Battle”, juara I adalah Tim ”Al Aadiyaat” Universitas Negeri Yogyakarta, juara II, Tim ”RC2 Battle” Univesitas Kristen Satya Wacana Salatiga, dan juara III, Tim ”Elsadha” Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penghargaan khusus untuk KRCI, yakni desain dan inovasi terbaik diperoleh tim UNY, sedangkan strategi terbaik oleh UGM.
Para pemenang Kontes Robot Indonesia Regional III itu akan mewakili wilayahnya pada kontes tingkat nasional yang dijadwalkan digelar Juli mendatang di Malang. Selanjutnya, juara nasional akan mewakili Indonesia pada Kontes Robot Internasional di Kairo (Mesir) dan juara KRCI akan difasilitasi mengikuti kontes robot internasional di California (AS).
Netsains.Com – Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dan Internet dalam dunia pendidikan kini adalah suatu keniscayaan. Sulit membayangkan, bagaimana sistem pendidikan modern dapat berlangsung saat ini tanpa memanfaatkan ICT dan Internet, dengan berbagai tools atau perangkat aplikasinya. Sama halnya, sulit membayangkan adanya pertumbuhan indus […]
Penemuan DNA pada tahun 1953 dan diikuti oleh perkembangan teknik analisisnya mungkin merupakan satu – satunya perkebangan terpenting dalam ilmu forensik selama bertahun – tahun. Pada tahun 1984, Dr. Alec Jeffreys menemukan bahwa setiap individu di dunia, kecuali kembar identik, memiliki DNA yang berbeda. DNA adalah singkatan dari Deoxyribonucleic Acid (Asam […]
Suka dipijat? Ada kabar baik dari kalangan ilmuwan. Dipijat terbukti bukan saja dapat menghadirkan rasa nyaman pada tubuh, melainkan juga member efek positif lain. Ilmuwan asal Kanada menemukan bahwa setelah berolahraga setidaknya selama 70 menit, dan mendapatkan pijatan tubuh, maka mengalami peningkatan produksi sel-sel energi. Lebih dari itu, mereka juga m […]
Netsains.Com – Tahukah Anda, ternyata cara minum yang salah dapat membuat gigi kita berlubang. Para profesor dari Temple University mengatakan, menggunakan sedotaan saat minum minuman soda dapat membantu kita terhidar dari gigi berlubang, asal kita bisa menggunakannya dengan benar. Pastikan ujung sedotan tidak diletakan di antara gigi, ujar Mohammed Bassioun […]
Tidak ada satu dunia pelajar akan tetapi berbagai dunia pelajar. Mereka dihadapkan dengan budaya, berbagai faktor penentu kesuksesan yang bervariasi dan selalu berubah. Untuk menggambarkan dan memberikan opini, saya melihat ada delapan tipe pelajar di Montpellier. Mungkin kedelapan tipe ini tidak merangkul keseluruhan akan tetapi mendekati komunitas total […]
Departemen Humas adalah salah satu departemen di UKM PP yang memiliki tugas menjembatani UKM PP baik dengan level kampus maupun dunia luar. Salah satunya adalah dengan web sederhana ini. Dengan modal domain dan webhosting gratisan yang diberi oleh alumni kemudian dipelopori oleh Ridha Faisal S. sebagai Ketua Departemen Humas 2009/2010 yang secara kebetulan memiliki hobi utak-atik di dunia maya maka jadilah web sederhana seperti sekarang ini. Harapannya untuk adik-adik kedepannya semoga terus dikembangkan. HIDUP PP..!!!