Event | UKM PP – Polines

Archives for Event category

Tim robot dari UGM berhasil mendominasi kejuaraan Kontes Robot Indonesia Regional III, yang meliputi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan Kalimantan. Kontes diselenggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (15/5).

Kompetisi yang diikuti oleh 61 tim dari 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini terdiri atas Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), yang terbagi atas Robot Beroda, Robot Berkaki, dan Robot ”Battle”. Secara keseluruhan, tim UGM meraih juara I untuk KRI dan penghargaan untuk desain serta strategi terbaik. Selain itu, UGM juga sukses menduduki posisi pertama untuk KRCI Beroda, juara I KRCI Berkaki, dan strategi terbaik.

Selengkapnya, untuk kategori KRI, juara I diraih Tim ”Garuda” UGM Yogyakarta, juara II direbut Tim ”In The Moesty” Politeknik Negeri Banjarmasin, juara III adalah Tim ”Roro Jonggrang 2010” Universitas Diponegoro Semarang, dan juara harapan ialah Tim ”Abu Robocon” Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Untuk KRCI Beroda, juara I, Tim ”Ironfire” UGM Yogyakarta, juara II, Tim ”AB Genetron” Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta, dan juara III Tim ”An Nuur” Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Posisi I untuk kategori KRCI Berkaki ditempati oleh ”Grafika02” UGM Yogyakarta, juara II diraih Tim ” R2C Octopus” Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, sedangkan juara III tidak ada.

Sementara itu, KRCI ”Battle”, juara I adalah Tim ”Al Aadiyaat” Universitas Negeri Yogyakarta, juara II, Tim ”RC2 Battle” Univesitas Kristen Satya Wacana Salatiga, dan juara III, Tim ”Elsadha” Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penghargaan khusus untuk KRCI, yakni desain dan inovasi terbaik diperoleh tim UNY, sedangkan strategi terbaik oleh UGM.

Para pemenang Kontes Robot Indonesia Regional III itu akan mewakili wilayahnya pada kontes tingkat nasional yang dijadwalkan digelar Juli mendatang di Malang. Selanjutnya, juara nasional akan mewakili Indonesia pada Kontes Robot Internasional di Kairo (Mesir) dan juara KRCI akan difasilitasi mengikuti kontes robot internasional di California (AS).

Camping Regenerasi 2010

——————————————————————————————–

Tim SMK Negeri 4 Semarang menjuarai Roboline Contest Politeknik Negeri (Polines) Semarang, yang berlangsung 3-4 April 2010. Mereka menyisihkan 46 peserta lain dalam kontes robot yang diikuti sejumlah sekolah kejuruan –baik negeri maupun swasta– di Jawa Tengah dan Yogyakarta ini.

Sementara juara II diraih oleh SMK IPT Karangpanas Semarang, dan juara III SMK Negeri 3 Yogyakarta. Sedangkan untuk gelar The Best Design diraih oleh SMK  Kudus, melalui robot penjejak garisnya.

Tim SMK Negeri 4 Semarang mampu tampil tercepat dengan roda kemudi yang stabil, sehingga tidak berjalan zig-zag. Robot ini mampu menyelesaikan rute itu hanya dalam tempo kurang dari 30 detik.

Pada Roboline contest  dilombakan robot penjejak garis. Robot peserta yang didesain mirip mobil dan bertenaga baterei itu harus menyusuri ‘jalan’/ garis hitam setebal 1,5 centimeter. Garis hitam ini bervariasi mulai dari jalan lurus, tanjakan, hingga belokan menikung yang tajam, dengan ketentuan waktu jarak tempuh maksimal lima menit.

Namun dalam kontes ini, rata-rata robot karya siswa SMP dan SMA se-Jawa Tengah dan Yogyakarta itu mampu melahap jarak yang ditentukan kurang dari dua menit.

Menurut Sekretaris Panitia, Firman Jatiwasisto, robot yang disertakan dalam kontes oleh masing- masing tim harus lolos dari persyaratan pertama , berupa berat maksimal robot 3 kilogram.

Selain itu, dimensinya harus kurang dari 20 kali 20 cm. Semua peserta lolos pada syarat pertama ini sehingga mereka bisa terjun untuk berkompetisi dalam kontes robot ini.

Yang paling menggembirakan adalah semangat serta animo para peserta yang masih duduk di bangku SMP dan SMK ini, meski dukungan teknis masih butuh perbaikan.

“Masalah yang muncul di arena perlombaan adalah sang robot sering ngadat. Mulai adanya kerusakan mekanik sehingga roda terlepas, roda gigi tidak terkait, sampai dengan lampu penjejak garis tidak berfungsi maksimal,” jelasnya.

Sedangkan animo dapat dilihat dari peserta kontes yang datang dari Yogyakarta, Rembang dan Pati. Artinya sekolah di daerah mulai melirik kontes robot sebagai arena adu ketrampilan siswanya.

http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/10/04/04/109435-smk-4-semarang-juara-roboline-contest


Temu Alumni 2010

Seperti tahun-tahun sebelumnya, proker Departemen Humas ini sudah menjadi tradisi yang wajib dilaksanakan minimal satu tahun sekali, apalagi kalau bukan Temu Alumni. Acara ini merupakan sarana yang efektif untuk mempertemukan dan mempererat tali silaturahmi antar alumni UKM PP atau pengurus UKM PP yang telah lulus dengan pengurus UKM PP yang masih aktif.

Untuk tahun kepengurusan 2009-2010 kali ini, acara Temu Alumni dilaksanakan tanggal 2-3 Januari. Koq 2 hari..???? Ya.. iyalah… lha wong pake nginep koq…

Memang tahun ini konsep acara Temu Alumni sungguh sangat berbeda apabila dibandingkan konsep Temu Alumni yang terdahulu. Dimana acara Temu Alumni tahun-tahun kepengurusan sebelumnya hanyalah sebuah acara yang seringnya diadakan di tempat pemancingan, acara berlangsung seperti sharing-sharing kemudian dilanjutkan makan. Banyak alumni yang berkomentar akan acara Temu Alumni yang selalu monoton dari tahun ketahun. Hal ini menyebabkan sedikitnya alumni yang tertarik hadir dalam acara Temu Alumni.

Untuk itu kami menginginkan suatu acara yang bisa berkesan bagi para Alumni yang hadir, sekaligus mendatangkan banyak alumni. Awalnya berdasarkan saran dari salah satu alumni UKM PP yaitu Mas Ade, kami berencana mengadakan outbond pada Temu Alumni kali ini yang berlokasi di Umbul Sidomukti.

Namun,  dikarenakan biaya outbond yang kurang pas dikantong mahasiswa, terpaksa kami merubah konsep menjadi makan bersama dengan menu seperti di pemancingan dan setelah itu ada Free Time untuk outbond sendiri-sendiri.

1 minggu sebelum hari H, ada usul yang lebih menarik dari kami, yaitu menyewa villa untuk Temu Alumni kali ini. Jadi acara akan berlangsung lebih efektif dan efisien. Para alumni bisa saling temu kangen dengan rekan-rekan lamanya. Selain itu mereka pada Temu Alumni kali ini juga berencana akan merapatkan tentang kepengurusan IKA PP (Ikatan Alumni UKM PP) yang selama ini belum dapat dipastikan kejelasan kepengurusannya. Sehingga mereka bisa merapatkan hal ini dengan waktu yang lebih panjang.

Beberapa alumni yang hadir Temu Alumni tanggal 2-3 Januari kemarin yaitu : Mas Agus Sahal, Mas Riski Azhari, Mas Sarwo Edi, Mas Ade Rafiansyah, Mas Togi, Mas Aris, Mas Ricky, Mas Nasrul, Mas Juno, Mas Angga, Mbak Endang, Mbak Lena, Mbak Khsanah, Mbak Bunga dan masih banyak lainnya. Sungguh Kami sangat bersyukur Temu Alumni kali ini adalah Temu Alumni paling seru dan ramai dihadiri para alumni.

Semoga Temu Alumni tahun ini bisa menjadi contoh dan pelopor untuk acara-acara UKM PP khususnya Temu Alumni….

Maju Terus UKM PP..!!!!!
Hidup PP..!!!!

NB : foto lainnya nyusul ya…..

Hari Sabtu dan Minggu kemarin tanggal 5-6 Desember 2009, UKM PP mengirimkan 8 team pada ajang ROBORACE LINE FOLLOWER CONTEST yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kontes ini merupakan kontes tingkat nasional terbesar yang diadakan UNY selama 3 periode berturut-turut. Lomba ini diikuti oleh 150 team dari berbagai Universitas dan Politeknik terkemuka di Indonesia.

Kontes ini memperebutkan piala gubernur, walikota, rektor dan dekan Fakultas Teknik UNY. Dengan hadiah total 7 juta rupiah, diambil 6 juara dan 2 diantaranya merupakan desain dan teknologi terbaik. Acara melibatkan 2 juri Fakultas Teknik UNY yaitu, Aris Nasuha dan Mashudah. Mulyono menuturkan, bahwa untuk mengikuti lomba ini harus memenuhi spesifikasi yaitu, robot tidak boleh  memiliki tegangan lebih dari 24 volt, dimensi 20x20x20 cm dan harus merakit sendiri. Sebelum memasuki track perlombaan, robot harus melalui 3 tahap pemeriksaan spesifikasi guna menghindari terjadinya kecurangan.

Peserta yang mengikuti berasal dari berbagai Universitas dan Politeknik diantaranya, ITS, UNNES, UNISSULA, UNDIP, UGM, UNY, UDINUS, POLINEMA, UNJ, POLINES, dll. Serta diikuti oleh siswa SMK 7 Semarang dan SMA 2 Depok.

Pada babak penyisihan ada 2 putaran pukul 09-00-12.00 WIB, pada putaran pertama dari Polines hanya 5 team yang berhasil sampai finish. Team Telecom AB yang mengalami gangguan teknis pada putaran pertama, secara mengejutkan dapat memperbaiki catatan waktu pada putaran kedua sehingga menjadi satu-satunya team dari Polines yang lolos ke babak 32 besar. “Penilaian dilihat dari segi teknik dan non-teknik, dari segi teknik ditinjau dari performa dan kecepatan robot. Sedangkan dari segi non-teknik, ditinjau dari kerapian, design, modifikasi, dan komponen warna robot”, ujar Mashuda selaku juri dan dosen Elektronika UNY.

Pada hari kedua, Polines berhasil melaju hingga 16 besar, namun sayangnya terpaksa tersungkur pada 8 besar. “Padahal kami menargetkan minimal dapat mempertahankan juara ketiga seperti tahun lalu.” tutur Sari salah satu anggota team Telecom AB dari kelas TK3A. Best Design diraih oleh team Dokar I dari UGM.

PPM 2009

Antusiasme MaBa saat acara PPM pada UKM PP sangat tinggi.. tercatat ada 400 lebih MaBa yang mengunjungi dan menulis namanya di stan UKM PP. Ini sungguh luar biasa, ini berkat Penampilan Sicakra yang begitu maksimal. Sampai-sampai anggota UKM PP yang ada disitu kewalahan melayani MaBa yang “tumplek-bleg“, apalagi Mas Arde yang bertugas menandatangani setiap buku WarNa milik MaBa sampai “gempor tangane“.. :dead:  hehe..

Sicakra 2009 – UKM PP

Masa tahun ajaran baru telah dimulai, acara tahunan WaRnA yang bertujuan untuk memperkenalkan Kampus POLINES kepada para calon Mahasiswa Baru (MaBa) selama 3 hari dilaksanakan dari tanggal 24 – 26 Agustus pun berjalan dengan lancar.
Pada hari terakhir yaitu hari Rabu, 26 Agustus UKM-UKM di POLINES saling memperkenalkan diri pada Maba dengan cara menampilkan kreasi mereka baik itu drama, atraksi, dance, bahkan ada yang menampilkan macam-macam olahraga.
Nah untuk itu UKM PP tidak mau ketinggalan perannya, kami menampilkan drama yang bercerita tentang lingkup UKM PP itu sendiri namun dipoles dengan sedikit rasa humor dan percintaan, sehingga menjadi sebuah karya seni yang Luarrrr binasaaa…..
eh luar biasa….. (maksudnya diluar kebiasaan..) hehehe….. :hoho:
Namun untuk menampilkan drama Sicakra ini enggak mudah lho… perlu kerja keras juga. Latihan berhari-hari, apalagi bulan puasa..
( hawane ngeleh… mbayangke panganan terus..) :ngelamun:

tanpa banyak kata yuk kita liat videonya… mulai dari persiapan sampe penampilannya…..

yang ini video persiapan….

yang ini video penampilannya…

foto-fotonya klik….. Read more… »

Tim dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meraih juara pertama dalam “Robo Line Follower Contest”. Kontes robot ini diselenggarakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada Sabtu 18 Juli lalu. Tim yang bernama TeamUS ini mampu menyisihkan 100 peserta dari PTN-PTS seluruh Indonesia yang mengikuti kompetisi ini. Tim yang beranggotakan Ibrahim Agil, Rama Okta Wiyagi dan Handri Sumarwan menuturkan bahwa pada lomba tersebut yang dinilai adalah aspek kecepatan dalam menempuh track atau lintasan yang disediakan.

“Namun kecepatan bukan aspek utama, keakuratan robot dalam membaca garis lintasan juga diperhitungkan”, ungkap Agil ketika ditemui di Kampus terpadu UMY Rabu (22/7). Kunci kemenangan mereka adalah kestabilan gerak robot. “Robot kami ini memang bukan yang tercepat karena kami menempuh seluruh track dalam waktu 22 detik, namun robot kami gerakannya stabil, lurus sesuai track”, jelas Agil. Keunggulan Telotron, robot mereka dibandingkan dengan robot-robot dari tim lain adalah Telotron bentuknya sederhana, jarak badan robot dengan tanah dekat tidak terlalu tinggi sehingga jalannya lebih gesit.

“Selain badan robot yang rendah juga diimbangi dengan lebar robot, sehingga selain lincah gerakannya juga halus”, urainya. Selain itu pada Telotron juga terdapat Switching Regulator. Alat ini digunakan untuk menyetabilkan tegangan sehingga lebih kebal terhadap gangguan dari motor atau mesinnya. Sedangkan kekuatan untuk menggerakkan robot agar berjalan dengan tepat yaitu dengan menggunakan torsi. Telotron juga menggunakan display atau layar untuk mengetahui bagaimana kondisi robot serta digunakan untuk mengatur kecepatan robot. “Sehingga keadaan robot bisa dipantau”,tandasnya. Ketiga mahasiswa Teknik Elektro UMY ini mengaku apa yang mereka lakukan hanya menerapkan ilmu yang mereka peroleh ketika mengikuti perkuliahan.”Kami hanya mengaplikasikan ilmu yang kami peroleh, sehingga dapat dijadikan parameter untuk mengukur kemampuan kami dengan universitas lain,”tandas Agil.

Robo Line Follower Contest merupakan kegiatan yang diselenggarakan Techno Corner UGM. Dalam kompetisi ini, robot-robot saling berpacu pada lintasan yang bergaris hitam. Selain harus cepat, robot harus mampu membaca garis hitam lintasan, sehingga robot dapat berjalan dengan stabil. Kompetisi ini dimenangkan tim dari UMY. Sedangkan juara kedua dan ketiga masing-masing diraih oleh tim dari UGM dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

100 tim peserta akan memperebutkan satu tempat tercepat dalam competition “Technocorner 2009? di UGM, peserta yang ikut dalam competisi ini antara lain dari Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Salatiga dan Yogyakarta. http://technocorner2009.com/ [daftar peserta]

Dalam competisi ini peserta akan dihadapakan dalam 1 group ada  4 buah tim yang akan memperebutkan tiker ke babak selanjutnya dan sampai ke final

Tim Robotika Polines mengirimkan 8 tim yang terdiri dari 3 orang dalam satu tim, yang mana Nama tim tersebut ialah :  ANDROID,  KAIZEN,  ZERO, ZEUS, CUI, On-THEL, LOVE-U,  dan SASTRO

Mohon Doa dan Dukungan nya dalam perlombaan tersebut, semoga mendapatkan hasil yang terbaik baik bagi peserta dari Tim Robotika UKM PP maupun untuk Mengharumkan nama Politeknik Negeri Semarang dalam lomba yang akan di ikuti

lomba akan di selenggarakan pada

  • Tanggal : 18 Juli 2009
  • Hari : Sabtu
  • Tempat : Plasa KPTU Teknik Elektro UGM
  • Jam : 07.00 – 18.00

HIDUP UKM PP…………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Don’t Give Up TIM ROBOTIKA POLINES

|||||||Keep Your Spirit Robotic Development Community||||||

Tim robot “D4=S1”, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) , keluar sebagai pemenang Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2009 dan berhak mewakili Indonesia untuk mengikuti kontes robot tingkat internasional, ABU Roboccon, di Tokyo, Jepang. Robot ‘asal’ Surabaya ini berhasil mengalahkan dua robot dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di babak final yang digelar Sabtu (14/6) di Grha Sabha Pramana UGM. Tim robot “Patriot” UGM harus puas berada di peringkat kedua, sedangkan tim robot “Shiraru” dari UPI menduduki posisi ketiga.

Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2009

D4=S1 berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan tampil sesuai dengan aturan yang ditetapkan dewan juri. Dengan mulusnya, robot ini melaju melewati rintangan yang ada dan berhasil memukul bedug dengan catatan waktu 54 detik dari 3 menit waktu yang disediakan. “Sering melakukan latihan dan uji coba serta bertanding dengan mengutamakan strategi safety, menghindari terjadinya error, menjadi kunci kemenangan tim kami,” kata Hisyam, programer robot D4=S1.

Menjadi juara tingkat nasional memang menjadi target tim PENS. Robot D4=S1 bahkan juga ditargetkan untuk dapat melaju hingga tingkat internasional mewakili Indonesia. Diakui Hisyam, tampil di tingkat internasional merupakan target timnya sejak awal. Mencapai kemenangan di tingkat nasional adalah amanah yang harus mereka lanjutkan tim robot PENS tahun sebelumnya yang juga berhasil menang dan mewakili Indonesia pada kontes robot internasional di India.

Namun, kemenangan yang telah diraih tidak lantas menjadikan anak-anak PENS terus terbuai dengan kegembiraan. Setelah kontes ini, tim robot D4=S1 akan berkonsentrasi dan fokus menyiapkan diri untuk menghadapi kontes robot internasional di Tokyo pada 22 Agustus mendatang. Read more… »

 

About Departemen Humas UKM PP

Departemen Humas adalah salah satu departemen di UKM PP yang memiliki tugas menjembatani UKM PP baik dengan level kampus maupun dunia luar. Salah satunya adalah dengan web sederhana ini. Dengan modal domain dan webhosting gratisan yang diberi oleh alumni kemudian dipelopori oleh Ridha Faisal S. sebagai Ketua Departemen Humas 2009/2010 yang secara kebetulan memiliki hobi utak-atik di dunia maya maka jadilah web sederhana seperti sekarang ini. Harapannya untuk adik-adik kedepannya semoga terus dikembangkan. HIDUP PP..!!!