2009 May | UKM PP – Polines

Archives for May, 2009

KRI
1. Patriot (UGM)
2. K’yuh B’imbay” (Politeknik Negeri Banjarmasin)
3. Maestro-09 (UNY)

(KRCI) Robot Beroda
1.tim robot “R2C-Evo” (UKSW Salatiga) [Ini juga yg tahun kemarin juara di Regional dan mendapatkan piala algoritma terbaik]
2.Bonang “Bodho2 neng menang”(UGM)
3.Rokes-2(sepertinya UNNES tapi ditulis UNS di website)

(KRCI) Robot Berkaki
1. Al-Fath (UGM) juara 2 dan 3 tidak ada


(KRCI) Divisi Expert Single

1. XT Bimasena (LPKTA FT UGM)
2.Ichi Bang-Bang (UGM)
3. D’Mondjali (Nekatss Instrument, ELINS UGM)

(KRCI) kategori Divisi Expert Battle
1. Saiza-ne (Saizoku Robotic Community, ELINS UGM) [ditingkat UGM kemarin kalah, tapi maju dan berhasil menjadi juara]
2. Koplak (JSFSC) [anak-anak FT UGM yg dapat beasiswa Sampurna]
3.Djogdja X01 (UGM)

(robot-indonesia.blogspot.com)

Sebanyak 21 Perguruan Tinggi dan sejumlah lembaga pendidikan lain, Rabu (13/5) mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) wilayah III yang digelar oleh Universitas Gadjah Mada di Grha Sabha Pramana UGM Yogyakarta.

“Untuk masing-masing universitas hanya boleh mengirim satu peserta baik untuk KRI mapupun KRCI. Tapi untuk KRCI yang terdiri dari empat divisi boleh diwakili oleh masing-masing universitas,” kata Ahmad Ashari, Ketua Umum KRI & KCRI 2009 regional III Yogyakarta di Grha Sabha pramana UGM, Rabu (13/5).

Bagi peserta yang berhasil menjadi juara dalam kontes regional III yang mencakup wilayah DIY, Jateng, dan Kalimantan ini nantinya akan disertakan pada Kontes Robot Nasional yang akan digelar di tempat yang sama pada bulan depan.

“Juara 1, II dan III nantiakan menjadi peserta kontes robot di tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada 13 – 14 Juni 2009 mendatang di Grha Sabha Pramana UGM,” ujarnya.

Menurut Ashari, kegiatan ini secara khusus ditujukan untuk memfasilitasi mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa agar mampu mengembangkan kreativitasnya ke arah yang positif dan diharapkan mampu berguna bagi ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Pada Kontes Robot Indonesia (KRI), setiap tim harus membuat satu robot pembawa manual, satu robot pembawa otomotis dan satu automatic traveler robot. Dua robot pembawa otomotasi dan robot pembawa manual bekerjasama membawa automatic traveler robot dalam sebuah tandu (kago) menuju goal zone melewati Mountain Pass (gunung) dan Woods (hutan). Sesampainya di goal zone, traveler robot harus memukul gong. Bagi yang tercepat memukul, dialah yang dinyatakan sebagai pemenangnya.

Sementara itu di KRCI, dibagi dalam empat divisi, yaitu divisi senior beroda, divisi senior berkaki, divisi expert single, divisi expert battle. Divisi senior beroda dan divisi senior berkaki tingkat kesulitannya sedang di mana masing-masing robot menggunakan roda dan kaki sebagai alat gerak untuk mencari dan memadamkan api pada arena lapangan. Divisi expert single merupakan devisi dengan tingkat kesulitan yang tinggi, di mana misi robot tidak hanya memadamkan, tapi juga menemukan bayi pada arena yang konfigurasinya acak.

Selain UGM, sejumlah Perguruan Tinggi lain yang turut serta adalah Institut Sains dan Teknologi Akprind, Politeknik Negeri Bajarmasin, Politeknik Negeri semarang, STTNas, STMIK Banjarbaru, Undip, UII, Universitas Sultan Agung, UMS, Universitas Negeri Semarang, UNY, Universitas Satyawacana, UTY, Universitas Muhammadiyah Semarang, UAD, STT Wiworotomo Purwokerto, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Jendral Soedirman, dan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.  (gudeg.net)

Tujuan Pendidikan Indonesia adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis dan bertanggungjawab. Tantangannya adalah problem mutu dan relevansi pendidikan yang ditunjukkan oleh rendahnya kemandirian dan kreatifitas lulusan perguruan tinggi. Sementara, ekspektasi dunia kerja saat ini juga sangat mensyaratkan lulusan yang kreatif, inovatif, mampu bekerja dalam tim, komunikatif, adaptif dsb.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional, bersama dengan perguruan tinggi tidak pernah berhenti menfasilitasi mahasiswa, calon-calon pemimpin bangsa, mengembangkan kreatifitasnya, tentu dalam konteks menjawab mutu dan relevansi itu. Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) adalah salah satu modalitas untuk mengasah kreatifitas mahasiswa itu.

Dalam KRI dan KRCI mahasiswa dengan teamworknya, termasuk juga didalamnya dosen pembimbing, penuh kompetitif menampilkan kreatifitas terbaik mereka, robot yang mampu berhasil melewati rintangan dengan cepat, saat di kago zone dan goal zone; serta robot tercerdas yang mampu menyelesaikan tantangan sesuai dengan divisi dan misinya. Di sini ada kerjasama dan pengaturan strategi. Untuk KRI, pemenang di tingkat nasional akan menjadi wakil Indonesia di ajang kontes robot Internasional Asia-Pacific Broadcasting (ABU) ROBOCON, dimana untuk tahun 2009 akan berlangsung di Tokyo, Jepang.

Awalnya hanya ada KRI, akan tetapi pasca KRI 2003, muncul pemikiran perlunya kontes robot serupa dengan kekhususan memiliki kecerdasan buatan. Maka semenjak 2004, lahirlah Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Format aturan KRCI ini mengacu pada trinity college, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat yang sudah tiga belas tahun berpengalaman mengadakan kontes serupa (http://www.trincoll.edu/events/robot/rules/default.asp). Bagi pemenang di KRCI ini akan sangat berpeluang untuk mengikuti kontes serupa di tingkat Internasional yang akan diadakan di Trinity College pada 2010 di Amerika Serikat.

Untuk 2009 ini, sama dengan tahun sebelumnya, kontes robot ini diadakan dalam dua tingkat pertandingan, yaitu KRI dan KRCI tingkat regional dan tingkat nasional. Kontes di tingkat regional akan berlangsung pada bulan Mei di empat regional, yaitu regional 1 di Pekanbaru, regional 2 di Jakarta, regional 3 di Yogyakarta, dan regional 4 di Surabaya. Juara 1, II dan III di tingkat regional ini akan menjadi peserta kontes robot di tingkat nasional, dijadwalkan pada Juni 2009. Aturan kompetisi di tingkat regional sama dengan aturan di tingkat nasional. Lebih lengkap silahkan kunjungi http://DP2M-Dikti.net/

Dalam KRI, satu tim mengacu pada aturan ABU ROBOCON terdiri atas tiga orang mahasiswa dan satu orang dosen pembimbing. Tim membuat satu robot pembawa manual, satu robot pembawa otomotis dan satu automatic-traveler-robot. Dua robot pembawa otomotasi dan robot pembawa manual bekerjasama membawa automatic-traveler-robot dalam sebuah tandu (kago) menuju goal zone melewati Mountain-Pass (gunung) dan Woods (hutan). Sesampainya di goal zone, traveler-robot harus memukul tiga beduk dan yang tercepat memukul mendapatkan victory dan dinyatakan sebagai pemenangnya.

Sementara itu di KRCI, dibagi dalam empat divisi, yaitu divisi senior beroda, divisi senior berkaki, divisi expert single, divisi expert battle. Divisi senior beroda dan divisi senior berkaki tingkat kesulitannya sedang di mana masing-masing robot menggunakan roda dan kaki sebagai alat gerak untuk mencari dan memadamkan api pada arena lapangan. divisi expert single merupakan devisi dengan tingkat kesulitan yang tinggi, dimana misi robot tidak hanya memadamkan, tapi juga menemukan bayi pada arena yang konfigurasinya acak. Khusus untuk tahun 2009 ini, Dikti memperkenalkan divisi baru, yaitu expert battle dengan mengadopsi IJE ROBOCON (Indonesia Japan Expo) Robot Contes 2008. Divisi juga adalah pengganti dari divisi expert Swarm. Dalam divisi expert battle ini mempertandingkan dua robot dari dua tim dalam satu arena untuk memadamkan api dan mengangkat dan memindahkan bayi.
(www.dikti.go.id)

Design Jaket UKM PP

Ini dia Design Jaket UKM PPnya. Pembayaran paling lambat tanggal 18 Mei 2009.

CP : 085641976769 (Mas Aji)

Kalo pengen liat gambar yang lebih gede klik link ini JAKET PP

MUBES II atau Musyawarah Besar 2 yang dilaksanakan selama 2 hari, tanggal 26 dan 27 April kemarin. Pada MUBES II hari pertama yaitu pelaporan LPJ dari masing-masing Departemen, baik itu yang terlaksana maupun yang belum sempat terlaksana, kemudian pembentukan Struktur Organisasi, dan saatnya team formatur yang bekerja. Saat moment pembacaan AD-ART sempat terjadi kontroversi antar Pengurus baru dengan pengurus sebelumnya, namun semua itu dapat dinetralisir dan semua berjalan dengan baik. Pada hari kedua adalah pelantikan seluruh pengurus UKM PP periode 2009-2010 yang dilaksanakan di RSG, dihadiri juga oleh Pak Asrori selaku PD III, Pak Wahyu selaku Pembina UKM PP, dan Mas Deny selaku Presiden Mahasiswa. Semoga dengan dilantiknya Kepengurusan 2009-2010 dapat membawa UKM PP kearah yang lebih baik lagi…. amin :hoho:


Read more… »

Setelah acara MUBES I, seluruh masyarakat PP sepakat untuk foto bersama di gedung pusat. Walaupun ada beberapa yang tidak ikut foto-foto, namun rasa persaudaraan semakin terjalin erat antar anggota UKM PP. Hidup PP….!!! :tob:
Read more… »

 

About Departemen Humas UKM PP

Departemen Humas adalah salah satu departemen di UKM PP yang memiliki tugas menjembatani UKM PP baik dengan level kampus maupun dunia luar. Salah satunya adalah dengan web sederhana ini. Dengan modal domain dan webhosting gratisan yang diberi oleh alumni kemudian dipelopori oleh Ridha Faisal S. sebagai Ketua Departemen Humas 2009/2010 yang secara kebetulan memiliki hobi utak-atik di dunia maya maka jadilah web sederhana seperti sekarang ini. Harapannya untuk adik-adik kedepannya semoga terus dikembangkan. HIDUP PP..!!!